Paper – Vertical Farming


Paper – Vertical Farming

Anggota Kelompok:

Asyrafinafilah Hasanawi | 15413013

Raniasih Sasmitari | 15413011

Pertumbuhan jumlah penduduk di Indonesia terus bertambah setiap tahunnya dan diperkirakan 6 dari 10 manusia akan hidup di perkotaan pada tahun 2040. Perkiraan ini mengindikasikan bahwa jumlah masyarakat perkotaan akan lebih besar dibandingkan masyarakat perdesaan di masa yang akan datang. Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat perkotaan akan konsumsi bahan makanan pokok, diperkirakan beberapa tahun mendatang, permintaan akan bahan makanan pokok akan terus meningkat. Mengantisipasi hal tersebut, kota harus mampu menjadi kawasan yang mandiri untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Kota tidak dapat lagi bergantung pada desa, karena sebagian besar desa diperkirakan akan tumbuh berkembang menjadi kawasan perkotaan di masa yang akan datang. Akan tetapi, pemenuhan kebutuhan tersebut juga menghadapi kendala terbesar yakni lahan. Jumlah lahan yang terbatas sudah secara maksimal dimanfaatkan untuk membangun gedung-gedung/ kawasan terbangun. Untuk mengatasi hal tersebut diciptakanlah sebuah konsep vertical farming, yaitu sebuah konsep bertani dengan menggunakan teknologi khusus di gedung-gedung bertingkat. Penerapan vertical farming ini diharapkan akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat perkotaan akan bahan makanan sehat. Lebih jauh, konsep vertical farming ini akan mampu meningkatkan efisiensi kerja manusia penggunaan melibatkan robot dalam pelaksanaannya.

 Kata kunci: vertical farming, gedung, kota, bahan makanan pokok

Unduh Versi Lengkap: Paper – Vertical Farming

What is your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s