Birthday Present


Assalamualaikum.
Ini postingan bukan kode kalau saya bakal ultah. bukan sama sekali. masih lama juga ultahnya. :-p sebagai seseorang yang tidak suka kejutan. Saya sangat suka membuat ‘kejutan’ untuk seorang yang berulang tahun. Loh kok bisa?! katanya gak suka surprise tapi suka buat ‘kejutan’. Ya bisa aja dong suka-suka saya.

Tepat sebulan yang lalu adek saya tercinta bertambah umur jadi 18 tahun. Tua juga ya. Apalagi saya yang jadi kakaknya tentu lebih tua. Sudahlah kita usaikan saja membahas umur ini.

Adib, adik saya, ternyata sudah kelas 12 alias kelas 3 SMA. Sudah jelas sebentar lagi akan ikutan ujian masuk perguruan tinggi. Saya juga bingung kenapa dinamakan perguruan tinggi, padahal gak tinggi-tinggi amat orang yang ada di dalamnya. Oke back to topic.

Karena keuangan saya yang tidak memungkinkan untuk membeli birthday present yang mahal. Saya memutuskan membeli cat akrilik. Bukan untuk adik saya, tapi buat saya. Adib tipikal yang mau nerima apa aja yang diberi orang kecuali serangga terutama kecoa yang spesialis terbang dan bersayap coklat. ih! jijik.

Akhirnya saya melukis senyum Adib sebab senyumnya manis ada kempotnya (read: dimpled cheek). bahasa di pelajaran biologi sebenarnya kempot itu adalah cacat di otot wajah. Cacat?! cacat yang indah tentunya di mata manusia. Buktinya saja saya juga kempot kalo senyum🙂

Adib yang senyumannya seperti Mr. Chaplin

Kemudian sebulan setelahnya ada teman kuliahan saya yang bertambah umur juga. Dia sebenernya udah meberi kode kalau mau dibuatkan handmade tag. Saya sih orangnya kalau didesak jadi malesan. Makanya saya baru mau buatin pas hari ulang tahunnya kelewat. wkwkwk. Biar dikira si saya lupa.

Sebetulnya saya buat tag ini bertepatan dengan H-1 ujian tengah semester pelajaran bahasa Indonesia eh maksudnya TTKI yan singkatannya itu ‘Tata Tulis Karya Ilmiah’. Tapi saya anggap saja seperti bahasa Indonesia. Sayangnya di ttki ini bahasa yang digunakan baku semua, sampai terbawa saat menulis post blog ini. Saya pikir bakal ada sanjak, puisi, atau kegiatan sastra lainnya. Ternyata nihil. Walaupun begitu pelajaran ini jangan disepelekan, karena biasanya nilainya pada jeblok semua.

Oleh sebab itu, dari pada mikirin soal yang sulit, mending saya benja bahan tag. Belanjanya jangan dikira mahal-mahal ya, justru murah kok. Terkadang saya dapat bahan dari ‘sampah-sampah’ prakarya adik saya yang bungsu dan ‘temuan unik’ di kamar saya sendiri.

Berbekal wangsit tidur siang saya akhirnya menyelesaikan tag yang masuk kategori feminimist menurut saya pribadi.

IMG_20140419_014937

Oh ya yang belum tahu tag itu apa. ini penjelasan singkatnya.

tag adalah sebilah kertas yang bisa digunakan sebagai penanda atau hiasan atau gantungan bahkan bisa jadi souvenir yang dijual paling murah 10 ribu di toko buku. Kata teman saya, harusnya saya jualan tag buat danus acara fakultas atau acara unit. Tapi, itu tadi saya masih mau fokus sama ip dulu haha (jeblok asli). Lagian kalau dipaksa dan bukan kemauan sendiri biasanya gak ada ide juga.

Well, apapun kisah dibalik birthday present . Saya selalu mendoakan kesehatan, kesuksesan, kebaikan, kebahagiaan untuk semua orang baik yang berulang tahun ataupun tidak.

Terima kasih untuk yang berkenan membaca atau sekilas men-scroll bacaan ini. Sampai jumpa ditulisan berikutnya. Insyaallah.

Wassalam.🙂

What is your opinion?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s